Kawah Ijen yang Memukau Dibalik Kerasnya Hidup

Keindahan yang Tersembunyi Dibalik Kerasnya Hidup

2206141ijen-11780x390a

kawah ijen Ilustrasi kawah ijen

Kawah Ijen merupakan sebuah kawah berbentuk danau yang terbentuk akibat letusan gunung berapi. Berada di Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur. Salah satu lokasi wisata yang tidak hanya digemari oleh para pelancong lokal, tapi juga pelancong mancanegara. Kawah ini berada di atas ketinggian 2400 meter di atas permukaan laut. Untuk sampai ke sana Anda harus berjalan kaki dan menempuh jarak yang lumayan jauh.

Medan yang memang hanya ditempuh melalui berjalan kaki. Namun tidak cukup jauh bagi para penambang yang mengangkut puluhan kilogram belerang yang mereka angkut melalui dinding kaledra yang curam tersebut. Menuruni gunung yang berjarak hingga 3 Km. Sementara upah yang mereka terima untuk sekali pengangkutan.

Untuk menuju kawasan wisata Kawah Ijen, perjalanan bisa Anda tempuh melalui Denpasar hingga di Banyuwangi. Dalam perjalanan menuju Kawah Ijen ini Anda bisa menikmati indah dan rindangnya perkebunan kopi. Tentunya  selain pemandangan khas yang Anda saksikan dari para pekerja tambang tersebut.

Tujuan peralanan pertama yaitu kawasan Paltuding yang merupakan pos pertama dari perjalanan menuju Kawah Ijen. di tempat ini Anda bisa melepas lelah hingga pagi menjelang. Semakin pagi Ada memulai perjalanan maka akan sangat menguntungkan untuk Anda.

Alasannya sebab pemandangan di danau akan sangat menakjubkan di pagi hari. tidak hanya itu, pendakian dari Paltuding yang merupakan Pos milik perhutani ini juga ditutup setelah pukul 2 sore karena alasan keamanan.

Ha tersebut dikarenakan arah angin yang arahnya menuju arah jalur pendakian. Memungkinkan Anda akan terkena asap yang pekat yang dapat mengganggu perjalanan Anda. Karena medan pendakian yang cukup berat dan berbahaya ini, Anda memerlukan pemandu untuk mengantar Anda sampai ke Kawah Ijen.

Kawah Ijen – Belajar dari Alam

Medan yang cukup terjal ini dapat memacu adenalin Anda cukup kencang. Membuatnya bisa dijadikan salah satu pilihan yang tepat untuk Anda yang menyukai hiking atau tantangan-tatagan yang ada di dalamnya.

Itulah sebabnya, lokasi ini menjadi lokasi wajib yang harus ada dalam daftar tempat yang harus dikunjungi para pencinta alam. Atau untuk mereka yang suka bertualang menikmati alam. Merasakan berbagai pemandangan indah yang ditawarkan. Mendengarkan suara-suara alam. Mulai dari kicaua burung hingga auman harimau atau hanya sekadar mendengarkan gemerisik pohon-pohon yang Anda lalui atau suara air mengalir di sungai-sugai kecil sepanjang perjalanan.

Nuansa alam yang pastinya tidak mudah Anda dapatkan di perkotaa yang padat penduduk. Selain itu kita juga dapat belajar untuk lebih menghargai hidup dengan melihat betapa kerasnya hidup para penambang belerang di Kawah Ijen. Mereka yang harus naik turun kawah untuk mendapatkan rupiah demi anak dan istri mereka. Dalam satu kali angkut mereka bisa mengangkut belerang hingga 85 Kg dengan dua buah keranjang yang mereka pikul.

Padahal, uang yang didapat tidak sebanding dengan kerja keras mereka. Namun apa boleh buat, mereka membutuhkan pekerjaan itu. Mereka membutuhkan uang untuk keluarga yang mereka cintai. Jalur berbahaya yang harus mereka lewati sama sekali tidak mereka hiraukan. Dengan tekun seolah tanpa beban mereka melakukan semua itu.

Sesampainya di kawah baruah Anda akan benar-benar takjub akan pesona keindahan alam yang tersaji di sana. Sebuah danau yang luas yang terbentuk secara alami karena letusan gunung berapi di kawah gunung ini. Itulah sebabnya letaknya tepat di puncak Gunung Ijen. Hamparan air yang luas berwarna hijau toska yang hangat dan memiliki bau belerang yang cukup tajam.

Kawah Ijen – Surga Belerang

Kandungan belerang di danau kawah ini cukup tinggi hingga membuat Ph air danau tersebut sangatlah tinggi. Begitupun dengan bau belerang yang menusuk hidung Anda. Namun semuanya sebanding dengan pemandangan yang dapat Anda nikmati sepuas hati Anda di sini.

Anda bisa mengabadika keindahan pemandanan ini dalam sebuah foto. Menjadi bukti bahwa Anda pernah mengunjungi salah satu tempat terindah di Indonesia ini. Tempat tersembunyi yang masih malu-malu untuk dilihat orang. Jika Anda melihat ke arah Tenggara, Anda juga dapat menemukan solfatara yag tiada lain adalah dinding dari Kawah Ijen ini.

Dari sini Anda dapat dengan leluasa memata-matai para penambang untuk mencuri ilmu sabar dan kerja keras mereka sebagai bentuk bakti mereka pada keluarga. Dari sinilah belerang-belerang yang mereka angkut itu didapatkan. Ternyata diperolah dengan cara penambangan yang masih sangat tradisional.

Cara kerjanya hampir sama dengan para pencari batu di gunung-gunung batu yang ada di Indonesia. Barulah batu-batu belerang ini mereka angkut dengan cara dipikul denga melewati kaledra yang sangat curam itu. Nantinya batu-batu belerang tersebut dimanfaatan untuk berbagai keperluan industri terutama industri kimia dalam bentuk Sublimat belerang.

Danau Kawah Ijen

Danau Kawah Ijen yang indah ini teryata menjadi sumber air panas yang kaya asam sulfat khlorida yang suhu airnya bisa mencapai 70º Celicius. Selan itu, danau ini juga merupakan salah satu reaktor yang terdiri dari berbagai komponen di dalamnya. Membuat di dalam kawah memungkinkan terjadinya berbagai proses  yang berupa reksi fisik maupun kimia.

Di antaranya yaitu pelarutan batuan, pelepasan gas magma, penendapan, pemebentukan berbagai material baru, dan pelarutan kembali  berbagai zat yang sudah terbentuk tadi. Reaksi-reaksi inilah yang menyebabkan air danau memiliki Ph yang tinggi. Air danau juga mengandung bahan zat terlarut yang konsentrasinya sangat tinggi.

Jika Anda belum puas menikmati keindahan pemandangan di Kawah Ijen dan sekitarnya, Anda juga bisa menghabiskan waktu Anda untuk berjalan-jalan untuk mengelilingi kaledra. Perjalanan yang bisa menghabiskan waktu 1 hari. Menikmati pemandangan kaledra yang penuh keangkuhan.

Di tempat ini Anda juga mendapatkan banyak pemandangan yang tidak dapat Anda saksikan di lokasi wisata lain. Begitupun penambangan tradisionalnya yang konon di indonesia hanya tersisa dua tempat yaitu Walirang dan di dekat Kawah Gunung Ijen ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.